Lab 2.5 : Konfigurasi Trunk di Cisco Packet Tracer

assalamu’alaikum wr.wb.

malem ini gue akan ngepost nih tentang trunk lanjutannya dari materi si vlan hehe,yuk langsung disimak aja

Topologi 

Screenshot_17

Tujuan

1. Pembaca dapat memahami apa itu trunk ?

2. Pembaca dapat meng-konfigurasi trunk untuk menyambungkan sesama vlan.

Konsep Dasar

Trunk

Trunk adalah link point-to point diantara satu atau lebih interface ethernet device jaringan sepertirouter atau switch. Trunk Ethernet membawa lalu lintas dari banyak VLAN melalui link tunggal. Sebuah VLAN trunk mengijinkan kita untuk memperluas VLAN melalui seluruh jaringan. Jadi link Trunk digunakan untuk menghubungkan antar device intermediate. Dengan menggunakan port trunk, dapat digunakan sebuah link fisik untuk menghubungkan banyak VLAN.
Penjelasan Konsep
Nah  pertama – tama , gue mau jelasin nih gimana sih konsep Trunk itu? contoh lu punya vlan 200 nah nama vlan 200 lu itu misal : Marketing1 nah lu mau hubungin ke sesama vlan 200 lainnya tapi beda namanya, sedangkan kalo mau ngakses si vlan 200 temen lu itu, kita harus melewati sebuah switch dengan vlan 100? nahloh bingung kan. pasti gabisa konek.. tenang tenang kita gunain si vlan 100 ini sebagai jembatan penghubungnya 😉
Konfigurasi
Di Switch 1 yaitu switch perantara, kita buat dulu vlan 200 supaya nantinya vlan 200 bisa akses vlan temennya lewat switch ini. perintahnya adalah
“conf t”
“vlan 200”
“ex”
Screenshot_1
selanjutnya kita lihat vlan yang baru aja kita buat dengan perintah
” sh vlan br”
Screenshot_2
Selanjutnya kita allow port si switch 2 yaitu port 0/1 dan port 0/2 dan ubah switch tersebut ke mode trunk, dengan perintah
“conf t”
“int ran fa0/1-2”
“switchport mode trunk”
Screenshot_3
Selanjutnya tinggal kita buat native vlannya deh terserah berapa aja bebas kok. asalkan jangan bentrok sama nama si vlannya contoh : vlan 100 native vlannya 199. dengan perintah
conf t”
“int ran fa0/1-2”
“switchport trunk native vlan 199”
Screenshot_4
nah sekarang kita edit di switch 2 nya, karna port yang menuju ke switch 1 itu port fa0/2 maka port tersebut kita allow dan buat native vlan 199 di switch ini, agar dapat terkoneksi ke switch 1, dengan perintah
“conf t”
“int fa0/2”
“switchport trunk native vlan 199”
Screenshot_5
nah selanjutnya kita konfig di switch 0 nya, kita buat native vlan 199 di switch 0 dan karna port yang menuju ke switch 1 itu port 0/2 maka kita konfignya kayak gin nih.
” conf t”
” int fa0/2″
” switchport native vlan 199″
Screenshot_6
nah kalo udah di setting ketiganya, tekan ctrl + z di semua switch untuk keluar  dari bagian config apapun. dan tunggu hingga ketiga switch tersebut tidak terdapat mismatch..
kalo udah coba ping sesama vlannya… Kalo reply berarti sukses lancar jaya..
#ping dari PC 6 ke PC0, dan berikut hasilnya.. 
Screenshot_11
#begitupun sebaliknya dari PC 0 ke PC 6 dan berikut hasilnya..
Screenshot_12
nah coba nih kita coba ping ke berbeda vlan kalo misalnya request timed out berarti emng bener bener sukses, kalo di ping bisa berarti trunknya gagal..
#ping ke berbeda vlan
Screenshot_13
yap gabisa.. karena trunk hanya bisa access ke sesama vlan yang udah di konfig kaya tadi.
Selanjutnya kita Trunk Vlan 100 nya..
yuk langsung ke konfigurasinya, sama kaya konfig vlan 200 diatas, pertama tama kita buat nama vlan yang nantinya sebagai penyalur untuk ping ke sesama vlan, dibuatnya di switch 2 yang nantinya juga sebagai jembatan untuk membuath vlan 100, perintahnya adalah
“conf t”
“vlan 100”
“ex”
Screenshot_1
selanjutnya allow interface fa0/1-2 nya dan lakukan perintah mode trunk, dengan perintah
” conf t ” 
” int ran fa0/1-2 “
“switchport mode trunk”
“ex”
Screenshot_2
selanjutnya kita buat native vlan baru untuk si vlan 100 ini. bebas kok. perintahnya adalah
“switchport trunk native vlan 77”
Screenshot_3
Selanjutnya kita ke switch 3 nya, karna switch 1 dan 3 yang menuju ke switch itu port fa0/1  buat juga native vlannya  masing masing di setiap switch dengan perintah
” int fa0/1″
“switchport trunk native vlan 77”
Screenshot_4
Screenshot_5
kalo udah tunggu sampe gak ada si missmatch nih.. kalo udah boleh langsung coba kok pingnya.. kalo reply ya berarti sukses
# Ping dari PC 3 ke PC 9
Screenshot_8
#Ping dari PC 10 ke PC 4
Screenshot_9
selesai deh..
Kesimpulannya adalah Trunk ini merupakan mode di mana sebuah switch yang berbeda vlan digunakan sebagai media penghubung agar sesama vlan bisa saling terkoneksi satu sama lain. Jika kita mencoba ping sesama vlan bila sudah diubah menjadi mode trunk, maka mereka bisa saling terkoneksi, jika kita mencoba ping berbeda vlan maka hasilnya tidak akan terkoneksi karna mode trunking hanya bisa menghubungkan antar sesama vlan.semoga bermanfaat
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s