LAB 2.6 : Konfigurasi DTP (Dynamic Trunking Protokol) di Cisco Packet Tracer

dynamic-trunking-protocol-01

Assalamu’alaikum wr.wb

kali ini saya akan share ilmu mengenai DTP ( Dynamic Trunking Protocol ) yuk langsung disimak

semoga bermanfaat…

Topologi

Screenshot_15

Tabel DTP

dtp-table

Tujuan 

Dapat membuktikan setiap mode yang ada di Dynamical Trunking Protocol sesuai dengan Tabel Dynamical Trunking Protocol

Konsep Dasar

DTP atau Dynamic Trunking Protokol merupakan suatu protokol yang dikembangkan oleh cisco yang berfungsi untuk tujuan negoisasi trunking link antara dua switch VLAN

Mode Dynamic pada DTP di bagi menjadi 2 yaitu

Dynamic Auto 

mode ini akan selalu mengikuti mode lawan jenisnya, contoh di switch 1 kita setting trunk, maka mode dyn auto ini akan mengikuti mode trunk tersebut.

Dynamic Desirable

jika mode ini diaktifkan, maka mode ini akan selalu aktif menjadi mode trunk , jadi mode desirable ini sudah diset sedemikian rupa aktif selalu menjadi mode trunk

Konfigurasi

sesuai dengan yang ada di Table DTP, kita coba satu persatu modenya , tapi saya disini membandingkannya dengan hanya mode trunk, berarti dengan mode tujuannya yaitu si Trunk 

# Access ke Trunk

Berikut merupakan Topologi dari mode Access ke Trunk 

Screenshot_4

Selanjutnya kita config di Switch 2 nya dengan perintah

#Switch 2

“conf t”

“int fa0/2” ( port yang menuju dari switch 2 (asal) ke switch 3 (tujuan)

“switchport mode access”

untuk melihat hasil isi interface fa0/2 yang ada di switch 2, gunakan perintah

“do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_2

untuk membuktikan bahwa mode access ke trunk itu will no connected atau tidak konek, cara kita coba ping dari PC bagian SW 2 dengan PC bagian SW0 (sesama vlan). Jika di ping tidak reply maka, dikatakan benar.

Screenshot_3

#Trunk Mode ke Trunk Mode

topologi untuk mode trunk ke trunk itu adalah

Screenshot_5

selanjutnya kita cek sebelumya, mode apakah yang ada di switch 2, karna tadi di konfigurasi mode access maka mode tersebut masih aktif di switch tersebut, Perintah untuk mengeceknya adalah

“do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_1

Selanjutnya, karna kita mau ubah ke mode trunk ke trunk maka switch 2 nya diubah menjadi mode trunk dengan perintah

“conf t”

“int fa0/2”

“switchport mode trunk”

untuk lihat status modenya, perintahnya adalah

“do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_2

selanjutnya kita lakukan pembuktian mode trunk ke trunk dari PC yang ada di SW0 dan SW2 sesama vlan, dah hasil sebenarnya adalah IP yang dituju akan me-Reply

Screenshot_3

#Dyanmic Auto ke Trunk

berikut merupakan topologi mode Dynamic auto ke Trunk

Screenshot_5

selanjutnya kita lihat status mode yang ada di switch 2 dengan perintah

“do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_2

ubah mode trunk ke mode dynamic auto dengan perintah

“conf t”

“int fa0/2”

“switchport mode dynamic auto”

lalu lihat status mode barunya, dengan perintah

“do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_3

selanjutnya kita tes ping dari PC SW0 dan PC SW2 , karna Dynamic Auto ke Trunk hasilnya Trunk maka hasilnya adalah pc akan me-reply IP yang dituju.

Screenshot_4

#Dynamic Desirable ke Trunk

berikut merupakan topologi mode Dynamic Desirable ke Trunk

Screenshot_4

cek status mode yang sebelumnya sudah di konfigurasi dengan perintah

“do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_1-2

selanjutnya kita ubah mode yang sebelumnya trunk, menjadi Dynamic Desirable dengan perintah

“conf t”

“int fa0/2”

“switchport mode dynamic desirable”

lalu cek hasil status mode nya dengan perintah

” do sh int fa0/2 swi”

Screenshot_2

selanjutnya kita ping dari PC SW 0 ke PC SW 1, karena Dynamic Desirable ke Trunk hasilnya Trunk maka hasil ping IP nya adalah me-reply IP yang dituju.

Screenshot_3

Kesimpulan

Dengan adanya DTP ini khusunya DTP table kita dapat mengetahui perbandingan dari tiap-tiap mode, jika salah satu dari mereka diaktifkan secara bersamaan dengan berbeda mode , kita dapat mengetahui apa yang akan terjadi.

sekian dan terima kasih

Iklan

3 pemikiran pada “LAB 2.6 : Konfigurasi DTP (Dynamic Trunking Protokol) di Cisco Packet Tracer

  1. misi mass.. mau nanya.. di mode dynamic ddesirable, pas ngecek perubahan kan pake perintah ” do sh int fa0/2 swi ” tapi kok di screenshoot nya “do sh int swi”
    itu pas gue coba ada perbedaan di kedua perintah itu,, jadi yang bener yang mana yaak?

    Suka

    • itu topologi yang dibikin udah di trunk belum? kan kalo di blog ini buktiinnya ke mode trunk, nah kalo mode dynamic desirable itu bakalan otomatis jadi trunk sendiri meskipun lawannya beda mode hehe

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s