Lab 3.3 Multi Layer Switch

Topologi

Screenshot_2

Tabel IP Addressing

Screenshot_4

Tujuan

  • Pembaca dapat memahami materi Multi Layer Switch
  • Pembaca dapat mengkonfigurasi dua mode yang ada di materi Multi Layer Switch. ( Mode SVI dan Port Based )

Konsep Dasar

Multi layer switch adalah cara dimana menyusun perangkat network switch menjadi beberapa tingkatan dikarenakan end user yang terkoneksi ke dalam suatu jaringan memiliki jumlah yang banyak, sehingga kita perlu melakukan trunking (menyambungkan switch satu dengan switch lain) antar network switch secara bertingkat.

Pada MLS ini , terdapat 2 mode yaitu

  • Switch Virtual Interface : yang bekerja pada mode 2 atau L2
  • Port-Based : Bekerja pada mode 3 atau L3

Konfigurasi

Sebelum melakukan konfigurasi, kita harus dulu nih device mana aja yang akan di setting, diantaranya adalah


Switch 3 bertindak dengan vlan 40 dengan PC yang digunakan yaitu PC 5

Switch 4 bertindak sebagai vlan 50 dengan PC yang digunakan yaitu PC 7


PC-5

Pasang IP di PC 5 dengan Default Gateway 192.168.40.1, yaitu IP dari Switch 3Screenshot_1

PC-7

Pasang IP di PC 7 dengan Default Gateway 192.168.50.1, yaitu IP dari Switch 4

Screenshot_2

selanjutnya kita pasang VLAN 40 pada switch 3 dan pasang mode trunk pada port yang menuju perangkat MLS-0 yaitu port 0/24 , dengan perintah

” int fa0/3 “

” swi mo acc “

” swi acc vlan 40 “

” int ran fa0/1-2,  fa0/24 “

” swi mo tru”

Screenshot_3

Kemudian kita pasang mode trunk dan menambahkan vlan 50 pada switch 3

” vlan 50 “

” end “

Screenshot_4

kita coba cek verifikasi modenya dengan perintah

” sh int fa0/3 swi “

terlihat mode administrativenya dan operational nya yaitu static access

Screenshot_5

dan kita cek mode trunk nya pada switch 3 dengan perintah

” sh int trunk “

Screenshot_6

Kemudian kita pasang vlan 50 pada switch 4 , dengan perintah

” int fa0/3″

” swi mo acc “

” swi acc vlan 50 “

kemudian kita pasang mode trunk pada switch 4 setelah memasang vlan , dengan perintah

” int ran fa0/1-2 “

” swi mo tru “

Screenshot_7

sekarang kita pasang mode Switch Virtual Interface pada perangkat MLS nya, sekaligus membuat VLAN 40 dan 50, dengan perintah

” int fa0/2 “

” switchport mode trunk “

” swi trunk encap ? “

” swi trunk encap dot “

” swi mo trunk “

dan kita buat vlan 40 dan 50 agar bisa terkoneksi antara Switch 3 dan 4 dengan MLS

” vlan 40 ” 

” vlan 50 “

Screenshot_8

kemudian kita aktifkan MLS sebagai L3 untuk mode SVI dengan perintah ” ip routing ” yaitu

mode mengaktifkan L3 pada perangkat MLS

” ip routing ” 

menambahkan VLAN 40 milik Switch 3 beserta IP adrress milik Switch 3

” int vlan 40 “

” ip add 192.168.40.1 255.255.255.0 ” 

menambahkan VLAN 50 milik Switch 4 beserta IP adrress milik Switch 4

” int vlan 50 “

” ip add 192.168.50.1 255.255.255.0 “

Screenshot_9

Sekarang kita coba verifikasi konfigurasinya dengan cara ping ke IP Adress milik Switch 3 dan 4 lewat perangkat MLS

Screenshot_10

dan hasilnya.. berhasil.

# Port Based

Konfigurasi 

kita pasang ip perwakilan pada VLAN 60 yaitu PC 9, dengan ketuanya adalah Switch 5

Screenshot_1

yap setelah itu kita pasang vlan 60 pada Switch 5, dengan perintah

” int ran fa0/1-2, fa0/24 “

” swi mo acc “

” swi acc vlan 60 “

Screenshot_2

nah selanjutnya jika kita ingin mengaktifkan mode Port-Based pada maka terlebih dahulu kita non aktifkan terlebih dahulu mode dari SWI , yaitu mode L2 dengan perintah

” no switchport ” 

dan pasang IP Addrress milik Switch 5, yaitu

” ip add 192.168.60.1 255.255.255.0 ” 

dan coba kita verifikasi dengan cara ping ke IP milik Switch 5

Screenshot_4

dan selanjutnya kita coba ping semua IP milik Switch 3,4,dan 5, dan jika reply maka konfigurasi materi MLS ini dikatakan benar, dengan menggunakan perwakilannya yaitu PC 5

Ping ke IP Switch 3

Screenshot_1

Ping ke IP Switch 4

Screenshot_2

Ping ke IP Switch 5

Screenshot_3

Sekian~

Kesimpulan

Multi layer switch adalah cara dimana menyusun perangkat network switch menjadi beberapa tingkatan dikarenakan end user yang terkoneksi ke dalam suatu jaringan memiliki jumlah yang banyak, sehingga kita perlu melakukan trunking (menyambungkan switch satu dengan switch lain) antar network switch secara bertingkat.

Terima Kasih ~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s