Dosa Kecil Yang Dapat Mendatangkan Siksa Kubur

Screenshot_8

 

 

 

 

Assalamu’alaikum WR WB.

Pada kesempatan kali ini izinkan saya berbagi sebuah kajian yang berjudul ” Dosa Kecil yang Dapat Mendatangkan Siksa Kubur “.

Siapapun dari kita yang meninggal pasti meninggalkan dosa, sekecil apapun dosa itu akan cukup untuk mendatangkan siksa kubur walaupun belum tentunya dia akan masuk kedalam api neraka.

Kisah yang berhubungan dengan ini adalah kisah dari Utsman bin Affan RA yang pernah menziarahi sebuah kuburan, lalu beliau terhisak-hisak manangis seperti anak kecil. Lalu beberapa teman-temannya dijaman khalifah beliau berkata “Wahai Amir Mu’minin kenapa anda menangis melihat kuburan padahal Rasulullah SAW sudah menjamin untuk anda Surga ? “.

Lalu Utsman bin Affan pun menjawabnya dengan jawaban yang bijak, dan dia mengatakan “Rasulullah SAW menjamin untuk saya Surga , tapi tidak menjamin saya selamat dari siksa kubur.” Maka pemahaman yang dikeluarkan oleh para ulama tentang dosa sekecil apapun cukup untuk membuat adanya siksaan, itu karena pernyataan Utsman bin Affan yang menyebutkan pernyataan tadi. Maka dari itu pada saat kita berbuat salah kepada seseorang maka cepat-cepatlah minta maaf, dan orang yang cerdas adalah orang yang tidak punya musuh di hari Kiamat nanti.

Sampai Hasan Basri Hamballah waktu ditanya tentang definisi Tawadhu, ulama-ulama iraq sering berkumpul untuk membahas hal yang awam bagi masyarakat, padahal memliliki bobot yang besar bagi mereka,dan Hasan Basri juga hadir disana . Lalu mereka berkata malam ini kita definisikan tentang Tawadhu karena Rasulullah SAW mengatakan dalam hadist shoheh Ahmad dan Abu Daud “Siapa yang bertawadhu kepada Allah SWT dan merendah karena Allah SWT, maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya.”
 
Maka setiap ulama memberikan definisinya masing-masing sampai tiba girin Hasan Basri Hamballah mereka berkata apa pendapat mereka wahai ayahnya Abdullah maka Hasan Basri mengatakan kalian sudah memberikan banyak sekali definisi, kalau menurut saya “Tawadhu iyalah jangan kau lihat siapapun muslim didepan matamu, kecuali kau sudah langsung menanamkan dalam dirimu kalau dia lebih baik daripada kamu.”

Imam Bukhori pernah berhenti berburu hanya karena meleset anak panahnya dan terkena pagar tetangganya, lalu dia memanggil pembantunya dan mengatakan Sampaikan kepada teman-teman bahwa saya tidak jadi memanah dan saya tidak jadi berburu dan sampaikan kepada tetangga kalau Imam Bukhori meminta maaf.” 

Begitu pembantunya Imam Bukhori datang ke rumah tetangganya  tersebut lalu berkata “Syeikh Imam Bukhori menyampaikan maaf karena pagar anda tercuil dan diperlihatkan” 
Lalu tetangganya tersenyum dan sambil berkata “Jangankan pagar, rumah saya semua buat Imam Bukhori, saya tidak perhitungan dengan masalah itu.”
 
Waktu pembantunya Imam Bukhori kembali maka yang terjadi adalah Imam Bukhori sujud syukur kepada Allah SWT dan bershodaqoh sekian dirham hanya karena tidak jadi ada musuh dari tetangga yang dia cuilkan pagarnya.
Sekian sebuah kajian yang singkat ini, semoga bermanfaat bagi kita semua, Aamiin.
Wassalamu’alaikum WR WB.
Sumber :
Yufid.TV
Ustadz DR. Khalid Basalamah, MA.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s