Lab 7.1 Network File Storage ( NFS )

1. Topologi

2016-05-21 09_15_40-topologi - Microsoft Visio

2. Tabel ip addressing

2016-05-21 09_23_31-Document1 - Microsoft Word

3. tujuan

  1. Pembaca mampu memahami konsep dasar dari proses mounting menggunakan NFS
  2. Pemabaca mampu memahami konsep dasar dari tugas tambahan yang di buat penulis.

4. konsep dasar

NFS adalah singkatan dari Network File System, yang pertama kali dikembangkan oleh Sun Microsystems pada tahun 80-an, sebagai sarana untuk berbagi file pada lingkungan kerja diskless. NFS menyediakan sarana untuk berbagi file antar jaringan, sehingga suatu mesin dapat mengakses file-file di mesin lain seolah-olah mengakses file sistem lokal.
Protokol ini bekerja dengan sistem client-server. Server akan meng-export suatu file sistem sehingga dapat di share di jaringan. Selanjutnya, user akan melakukan mounting ke server tersebut. Dengan dukungan NFS yang sudah sangat matang di kernel, berbagai distro kini umumnya telah memasukkan NFS sebagai salah satu file sistem yang akan di mount pada saat booting. Dengan demikian, user tidak perlu sama sekali tahu apa yang terjadi. File yang diakses akan terlihat lokal, walau tersimpan dimesin yang berbeda.

5. konfigurasi

  • Install dan Konfigurasi NFS Server pada Centos 7 Server

1.Instal terlebih dahulu Packages NFS kedalam Server NFS, dengan menjalankan perintah sebagai berikut.

yum install nfs-utils nfs-utils-lib -y

1tunggu hingga proses penginstallan selesai, dan tidak terjadi error apapun.

22. Enable dan Start service dari NFS nya, dengan melakukan perintah sebagai berikut.

3pastikan dalam proses enable dan start tidak terjadi error pada sistem NFS nya.

43. Kemudian buat suatu direktori yang nantinya akan digunakan untuk sharing data dan beri permission atau hak akses penuh pada direktori tersebut.

54. kemudian masuk ke dalam file /etc/exports dan tambahkan script seperti berikut untuk proses sharedata antara client dan server.

7lalu isikan script seperti dibawah ini, untuk melakukan proses sharedata dengan client.

8penjelasan dari script diatas :

  • /sharedata          = merupakan letak directory yang akan di share oleh server ke client.
  • 192.168.1.0/24     = merupakan network dari ip address client yang diperbolehkan dalam                               melakukan sharedata dengan server, bisa juga dengan menambahkan                                 satu ip address client agar lebih spesifik.
  • rw                       = merupakan permission yang bersifat writable, dengan maksud                               diperbolehkan untuk melakukan akses berupa penambahan file atau                                penghapusan file.
  • sync                    = merupakan script agar directroy /sharedata bisa saling tersinkronisasi                             dengan client.
  • no_root_squash  = merupakan root pada client yang nantinya akan memiliki tingkat yang                               sama dalam mengakses file disistem root sebagai server.
  • no_all_squash     = berfungsi untuk enable user authority

5. jika sudah restart NFS Server untuk memperbarui dan membaca sistem yang baru.

96. kemudian cek konfigurasi apakah folder yang dibuat server dapat berjalan dengan baik, dengan perintah.

10maka jika berhasil akan ada tampilan directory sharedata beserta dengan network yang diperbolehkan untuk sharedata.

12

penjelasan dari perintah diatas :

  • exportfs -u : menampilkan daftar file yang di share beserta dengan networknya.
  • exportfs -v : menampilkan isi dari file /etc/exports secara detail.
  • exportfs -a : membatalkan proses export ke suatu directori.
  • exportfs -r : melakukan proses export kembali suatu file yang sebelumnya di unexport.

7. kemudian aktifkan firewall pada server NFS agar client dapat mengakses folder yang di share oleh NFS Server, lakukan perintah sebagai berikut.

118. selesai sudah konfigurasi NFS Server di Server Centos, kemudian lakukan konfigurasi di Client Centos.

9. install paket nfs server di NFS Client, dengan maksud agar client mampu melakukan mount data yang ada di NFS Server.

110. setelah paket terinstal, lakukan enable dan start NFS service pada client NFS.

311. selanjutnya cek apakah folder /sharedata yang ada di NFS server masih tersedia atau tidaknya, lewat client dengan perintah sebagai berikut dan lakukan ping ke server pastikan saling terhubung.

4lakukan cek file sharedata yang dibuat oleh server

512. Jika file yang dibuat server masih ada, selanjutnya buat directory pada client dengan nama ” /dataclient “ yang nantinya akan digunakan untuk proses mounting dari client ke server, dan berikan hak akses penuh.

mkdir /dataclient & chmod 777 /dataclient

13. setelah itu lakukan mounting antara client dengan server

614. untuk memverifikasi apakah proses mount dari client ke server sudah benar, bisa gunakan perintah berikut.

715. atau bisa juga dengan perintah sebagai berikut.

816. pastikan file sharedata milik server berhasil di mount oleh client, seperti gambar diatas. kemudian lakukan kembali pengetesan dengan cara membuat sebuah file pada client dan cek apakah di server terdapat file tersebut.

9kemudian cek hasilnya di server, dengan masuk ke direktori /sharedata dan lakukan perintah ls, pastikan file test terdapat pada direktori tersebut.

1017. kemudian agar proses mounting tidak hilang ketika di restart, lakukan pengeditan pada file /etc/fstab pada client agar dapat melakukan share automatically jika direstart, dengan menambahkan script sebagai berikut.

1118. untuk pengetesannya, lakukan restart client dan lakukan pengecekan mountingnya, pastikan proses mountingnya tidak hilang.

13

14selesai sudah proses mounting antara client dan server NFS dalam melakukan mounting data.

Tugas Tambahan

tugas 1 : Penambahan Harddisk pada NFS server.

1. Matikan NFS server nya, lalu menuju menu setting >> Storage >> klik Controller sata >> klik tanda adds hard disk >> create new disk.

17

182. Setelah itu, kita tambahkan harddisk sebesar  10 gigabyte untuk server  lalu klik create.

213. Selanjutnya, jalankan kembali NFS server nya. Dan cek harddisk yang sudah ditambahkan. Dengan menjalankan perintah ” fdisk -l ”

224.  Selanjutnya buat partisi dari hardisk tambahan 10gb tersebut. Dengan menjalankan perintah berikut. ” fdisk /dev/sdb “

235.ketikan “m” untuk melihat bantuan command-command yang digunakan pada saat pembagian partisi. Selanjutnya ketik “n” untuk membuat partisi baru.

246. Kemudian Pilih primary dengan mengetikan “p“.dan pilih lokasi partisi pada bagian pertama atau 1 sesuai dengan proses sebelumnya. Tahap terakhir ketik  “w“ untuk membuat table disk.

25pilih 1 untuk penempatan partition number

26dan pilih w untuk write table disk atau penambahan hardisk baru

287. Setelah itu, kita hapus isi yang ada di dalam partisi tersebut,  dengan perintah “mkfs.ext4 /dev/sdb1 ”

298. Selanjutnya, lakukan mount pada server, dengan maksud agar client bisa menerima partisi baru yang telah dibuat dan buat sebuah directori untuk tempat proses mountnya

309. Setelah itu, masuk ke file /etc/fstab. Dan tambahkan script berikut, agar kita server dapat melakukan  share automically pada saat di restart,

31berikan hak akses penuh juga pada direktori barunya, dan lakukan perintah ls, untuk melihat direktorinya.

32kemudian tambahkan direktori baru pada file exports, yaitu disknfsirfan sebagai berikut, dan lakukan show mount dengan perintah exportfs -u pastikan direktori share baru sudah terbentuk.

33restart service nfs-servernya dan cek hasilnya

34

tugas 2 : Menambahkan folder sharing dengan nama /sharewinub untuk ubuntu dan windows, dan /sharecentos untuk centos.

1. Pertama kita buat terlebih dahulu folder yang akan kita gunakan untuk sharing data, dan kita beri permission penuh pada setiap direktorinya, untuk prosesnya lakukan di Server NFS

352. Setelah itu, edit file /etc/exports nya. Dan tambahkan scripts seperti berikut, untuk direktori baru, agar dapat melakukan sharing data

363. Setelah itu restart service NFS server nya, dan lihat hasilnya dengan menjalankan perintah exportfs -u.

37

tugas 3 : Install NFS Packages dan mounting pada client Ubuntu.

1. install Packages NFS server pada client ubuntu terlebuh dahulu dan pastikan ubuntu terhubung ke internet.

39

402. Sebelum kita memulai mounting ,lakukan cek apakah folder yang di sharing server masih tersedia atau tidaknya.

413. Selanjutnya, lakukan mounting antara NFS server dengan client ubuntu . Dan check hasil mounting, dengan menjalankan perintah berikut.

42dan cek hasilnya dengan melakukan perintah ” df -h ”

434.agar pada saat di restart mounting tidak hilang, edit file fstab pada ubuntu dan tambahkan script sama seperti yang ada di client centos sebelumnya.

44

4546untuk pengecekannya kembali, reboot ubuntu dan pastikan mounting pada client ubuntu tidak hilang.

48

tugas 4 : Install NFS dan mounting pada windows client.

1. Untuk menginstall NFS pada Windows 7 kita ke Control Panel >> Programs >> Programs and Features >> Turn Windows features on or off. Kita aktifkan NFS nya. Lalu klik OK.

49tunggu proses penginstallan fitur services untuk NFS nya.

502. Selanjutnya, kita bisa lakukan mount pada window client, dengan menjalankan perintah berikut. pada kesempatan berikut saya melakukan mountingnya pada disk z:

513. Setelah di mount, lalu cek di my computer. Jika sudah berhasil di mount, maka seperti hasilnya seperti berikut.

52

tugas 4 : Penambahan File di Ubuntu kemudian Edit dan di beri kata di client Windows dan cek di Server apakah isi file tersebut sama seperti yang sudah di buat di Windows.

1. Pertama, masuk ke dirctori /dataclientubuntu, lalu buatlah file dengan nama irfan.txt dan berikan hak akses penuh pada file tersebut.

552. beralih ke client windows dan lakukan pengeditan file dengan menambahkan kata – kata dan coba lakukan cek di server NFS nya.

56

573. kemudian masuk ke direktori sharewinub dengan perintah sebagai berikut dan coba cek hasilya dengan nano editor.

58

59pastikan hasil edit pada client windows hasilnya sama saat di cek di Server NFS

tugas 5 : Melakukan Konfigurasi dengan merubah rw menjadi ro untuk client Ubuntu agar ubuntu tidak bisa menambahkan atau mengedit file.

1. masuk ke file fstab pada direktori etc client ubuntu, kemudian ubah script rw menjadi ro, agar client ubuntu tidak dapat membuat file dan hanya dapat mendapatkan akses read saja.

60dan cek hasilnya dengan perintah ” mount | grep nfs ” kemudian lihat hasilnya pastikan statusnya berubah

61dan verifikasi kembali dengan cara membuat file pada client ubuntu, pastikan client ubuntu tidak mendapat izin akses untuk membuat file.

62kemudian jika di kembalikan kembali scriptnya menjadi rw maka hasilnya client ubuntu dapat melakukan penambahan file kembali.

63cek hasilnya dengan melakukan perintah ” mount | grep nfs ”

64dan coba buat file pada client ubuntu dan periksa di sisi server

65pengecekan di sisi server dan pastikan nama filenya sama seperti yang dibuat di client ubuntu.

66

tugas 6 : Pengetesan agar direktori /sharecentos di server tidak bisa di mount di Os Ubuntu dan Windows.

1. Pertama, buka file /etc/exports, lalu edit file tersebut yang untuk centos nya saja, yaitu ” sharecentos ” ubah IP tersebut. Jika sudah di save. Lalu restart service  nfs server nya.

67restart service nfsnya dan lakukan cek dengan perintah ” exportfs -u ”

682. kemudian lakukan pengujian dengan melakukan mounting di client ubuntu dan windows, pastikan hasilnya access denied, dikarenakan centos server tidak memperbolehkan clientnya untuk melakukan mounting file atau data ataupun disk.

70

69

6. Kesimpulan

kesimpulan dari NFS ini server mampu memberikan akses  berupa sharedata dan proses mounting kepada client yang di izinkannya. dan nfs ini juga dapat dilakukan secara jarak jauh antara client dan server dalam pengoperasiannya asalkan  antara client dan server saling terhubung satu sama lain. Jika ingin bertanya, tolong coret – coret kolom komentar 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s